doa ketika mendapat musibah besar

Primary tabs

Doa Ketika Seseorang Tertimpa Musibah yang mustajab Tak ada orang yang menginginkan hidup dalam permasalahan, tetapi mengamalkan doa saat memperoleh musibah berat bakal merasa lebih lega lantaran amalan waktu kita bisa musibah ini tidak sama dengan doa saat peroleh nikmat dalam kehidupan hingga kita mesti tetaplah bersukur dalam kesusahan atau hal paling gampang dalam kehidupan ini. Memanglah seorang bakal menduga kalau kita inginkan kondisi terbaik dalam kehidupan, tetapi tak ada yang tahu sejauh mana hasrat itu bisa terwujud terlebih untuk meraih maksud terbaik hingga semuanya kondisi bakal beresiko pada hasrat kita melakukan kondisi terbagus lantaran semuanya bakal menyebabkan kondisi dalam kehidupan ini dengan tambah baik. Tak ada seseorang juga yang menduga apa yang kita kerjakan bakal beresiko jelek akan tetapi sedikitpun orang bakal susah hadapi fakta kalau kita mesti bisa meraih maksud akhir hingga segalanya bakal merasa tambah baik dari mulanya. Hal semacam ini tidak bisa disibakkan saat itu juga tetapi mesti lewat beberapa hal hingga saat kita alami permasalahan jadi bisa dikerjakan dengan baik lantaran semuanya usaha bakal menyebabkan perasaan kurang mengasyikkan dalam kehidupan kita hingga orang bakal pikirkan waktu terbaik hingga kita bakal berkemauan untuk meraih semuanya permasalahan dalam kehidupan ini dengan bijak. 

Tiap-tiap cobaan hidup memanglah memberi nilai sendiri untuk kita untuk tetaplah tabah dalam melakukan kondisi susah itu, ini terkait dengan hasrat untuk membuat hal baru yg tidak diduga terlebih dulu. Saat kita inginkan kondisi palung baik dalam kehidupan ini jadi bisa disimpulkan sebagai hasrat untuk meraih maksud itu dengan baik lantaran tiap-tiap hasrat bakal menyebabkan kemampuan sendiri dalam kehidupan kita hingga semakin lebih baik bila bisa pikirkan hal semacam itu hingga semuanya kondisi akan diatasi dengan baik. 

Seperti yang orang kehendaki, jadi kehidupan ini bakal jalan seperti yang kita rencanakan, terkadang semuanya maksud itu bisa berjalan dengan baik hingga memberi rasa senang dalam hati. Tetapi demikian sebaliknya, seringkali kita terasa ada yang kurang lantaran senantiasa terjerat dalam kehidupan yang membawa kita pada kondisi spesifik hingga semuanya akan tidak jalan dengan baik terkecuali ada hasrat untuk mempercepat kondisi hingga pada akhirnya orang pikirkan apa yang kita kehendaki hingga memperoleh jalan keluar dari permasalahan dalam kehidupan yang bakal bermanfaat untuk hari esok kelak saat kita telah mengambil keputusan untuk meneruskan hidup dengan baik. 

Dalam kesusahan kita mesti tetaplah berdoa dengan iklas dan istiqomah

Tersebut doa agar kita tabah hadapi permasalahan susah serta musibah yg tidak terduga :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ اَنَّ نَبِيَّ اللهِ ص كَانَ يَقُوْلُ عِنْدَ اْلكَرْبِ: لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ اْلعَظِيْمُ اْلحَلِيْمُ. لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمُ. لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ رَبُّ اْلسَمَاوَاتِ وَ رُبُّ اْلاَرْضِ وَ رُبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمُ. مسلم   
  
Dari Ibnu ‘Abbas bahwasanya Nabi SAW ketika sedang susah selalu berdoa, “Laa ilaaha illalloohul ‘adhiimul haliim. Laa ilaaha illalloohu robbul ‘arsyil ‘adhiim. Laa ilaaha illalloohu robbus-samaawaati wa robbul ardli wa robbul ‘arsyil kariim. 

(Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhannya ‘Arsy yang Maha Agung. Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhannya langit, Tuhannya bumi, dan Tuhannya ‘Arsy yang Maha Mulia”. [HR. Muslim juz 4 : 2093]

عَنْ سَعْدِ بْنِ اَبِى وَقَّاصٍ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: دَعْوَةُ ذِى النُّوْنِ (نَبِيّ اللهِ يُوْنُسَ بْنِ مَتَى) اِذْ دَعَاهُ وَ هُوَ فِى بَطْنِ اْلحُوْتِ: لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ. فَاِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَيْءٍ قَطُّ اِلاَّ اسْتَجَابَ اللهُ لَهُ. الترمذى و اللفظ له و النسائى و الحاكم و قال: صحيح الاسناد
 
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Doanya Dzun Nuun (Nabi Yunus bin Mata AS) ketika beliau berdoa di dalam perut ikan ialah Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minadh-dhoolimiin. 

(Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dhalim). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya pada suatu apapun kecuali Allah pasti mengabulkannya”. 
[HR. Tirmidzi, Nasai dan lafadh itu baginya, dan Hakim, ia berkata : Shahih sanadnya] 

 

Jenis Ajian: 

Add new comment

Image CAPTCHA
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.